6146 Padma raksasa, puspa langka Indonesia ジャイアント・パドマ、インドネシアの希少な花
https://www.youtube.com/watch?v=hRDpIkZAFA4
Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional 5 NOVEMBER 11月5日 インドネシアの国民的花と動物愛護の日 Padma raksasa, puspa langka Indonesia ジャイアント・パドマ、インドネシアの希少な花 Padma raksasa (bahasa Latin: Rafflesia arnoldii) adalah tumbuhan parasit obligat yang terkenal karena memiliki bunga berukuran sangat besar, bahkan merupakan bunga terbesar di dunia. ジャイアント・パドマ(ラテン語:Rafflesia arnoldii)は、世界最大級の花を咲かせる巨大な花で知られる絶対寄生植物です。
[1] ヘルミ・ハサン氏がブンクル県知事に就任して以来、ラフレシアの名称は大きく変更され、赤と白に変わりました。 Sejak penggantian raflesia menjadi merah putih, maka sebutan bunga raflesia sudah tidak berlaku lagi dan menjadi bunga merah putih. 赤から白への変更以来、ラフレシアの花の名称は赤と白の花に変わりました。 [2]Sementara itu, di Kecamatan Pandam Gadang, bunga ini disebut cendawan biriang dalam bahasa Minangkabau. [2] 一方、パンダム・ガダン県では、この花はミナンカバウ語で「チェンダワン・ビリアン」と呼ばれています。 [3] Bunga ini memiliki wangi yang kuat dan menyerupai bau bangkai sehingga masyarakat lokal sering menyebutnya sebagai bunga bangkai. [3] この花は強い香りがあり、死体の臭いに似ていることから、地元の人々はしばしば「死体花」と呼びます。 [4] Bunga Rafflesia dikatakan bunga yang unik karena hanya berupa bunga mekar tanpa daun, akar dan tidak memiliki batang. [4] ラフレシアは、葉、根、茎がなく、ただ花が咲いているという点で、ユニークな花と言われています。 [5] Rafflesia memiliki jaringan yang mirip seperti fungsi akar yang disebut haustarium. Selain itu, Rafflesia tumbuh dan bergantung pada inang di jaringan tumbuhan merambat (liana) Tetrastigma dan tidak memiliki daun sehingga tidak mampu berfotosintesis. Tumbuhan inang yang akan membantu Raflessia untuk berfotosintesis. Bunga ini merupakan tumbuhan endemik hutan hujan di daerah Sumatera dan Kalimantan. [5] ラフレシアは、吸器と呼ばれる根の機能に似た組織を持っています。さらに、ラフレシアは、テトラスティグマ・ツル植物の組織に宿主植物を宿主として依存して成長します。テトラスティグマ・ツル植物は葉を持たないため光合成を行うことができません。宿主植物はラフレシアの光合成を助けます。この花は、スマトラ島とカリマンタン島の熱帯雨林に固有のものです。
[6][7] ラフレシア・アルノルディは、白いジャスミンやムーンオーキッドとともに、インドネシアの国花の一つです。 [8] Pada tahun 1993, bunga Rafflesia diklasifikasikan sebagai puspa langka berdasarkan Keputusan Presiden No. 4 tahun 1993. [8] 1993年、ラフレシアは1993年大統領令第4号に基づき希少花に指定されました。 [9]Sejarah Penjelajah Prancis Louis Auguste Deschamps adalah orang Eropa pertama yang menemukan bunga Rafflesia. Ia merupakan anggota ekspedisi ilmiah Prancis ke Asia dan Pasifik yang ditahan oleh Belanda selama tiga tahun di Pulau Jawa pada tahun 1797. Selama masa itu, ia mengumpulkan spesimen yang kemungkinan merupakan Rafflesia patma. Dalam perjalanan pulang pada tahun 1798, kapalnya disita oleh Inggris—yang sedang berperang dengan Prancis—dan semua catatan serta dokumennya dirampas.
フランスの探検家ルイ・オーギュスト・デシャンは、ラフレシアを発見した最初のヨーロッパ人でした。彼は、1797年にオランダ人によってジャワ島で3年間拘留されたアジア太平洋へのフランス科学探検隊の一員でした。その間、彼はラフレシア・パトマと思われる標本を収集しました。1798年の帰路、彼の船はフランスと交戦中だったイギリスに拿捕され、彼のすべてのメモと書類は没収されました。 [10] Joseph Banks, seorang ilmuwan terkemuka, disebut-sebut berusaha keras agar dokumen-dokumen tersebut dikembalikan, tetapi tampaknya tidak berhasil. [10] 著名な科学者ジョセフ・バンクスは、書類の返還を求めて懸命に努力したと伝えられていますが、どうやら無駄だったようです。 [10] Catatan itu hilang, kemudian ditemukan kembali sekitar tahun 1860, dijual ke British Museum of Natural History, tetapi sayangnya hilang lagi setelah itu. [10] メモは紛失し、1860年頃に再発見され、大英自然史博物館に売却されましたが、その後残念ながら再び紛失しました。 [11]Rafflesia arnoldii ditemukan pada 1818 oleh Dr. Joseph Arnold dan Sir Thomas Stamford Raffles, di hutan tropis Sumatra. [11] ラフレシア・アーノルディは、1818年にジョセフ・アーノルド博士とトーマス・スタンフォード・ラッフルズ卿によってスマトラ島の熱帯雨林で発見されました。 [12][13] Bunga ini ditemukan pertama kali di suatu tempat dekat Sungai Manna, Lubuk Tapi, Kabupaten Bengkulu Selatan, sehingga Bengkulu dikenal sebagai Bumi Rafflesia. Seorang pemandu yang bekerja pada Dr. Joseph Arnold yang menemukan bunga raksasa ini pertama kali. Dr. Joseph Arnold sendiri saat itu tengah mengikuti ekspedisi yang dipimpin oleh Thomas Stamford Raffles. [12][13] この花は、南ベンクル県ルブク・タピのマンナ川付近で初めて発見されたため、ベンクルは「ラフレシアの地」と呼ばれています。ジョセフ・アーノルド博士のガイドが、この巨大な花を最初に発見しました。ジョセフ・アーノルド博士自身も、当時トーマス・スタンフォード・ラッフルズ率いる探検隊に同行していました。 [12] Jadi penamaan bunga Rafflesia arnoldii didasarkan dari gabungan nama Thomas Stamford Raffles sebagai pemimpin ekspedisi dan Dr. Joseph Arnold sebagai penemu bunga. Bunga ini termasuk tumbuhan endemik di Pulau Sumatra, terutama bagian selatan (Bengkulu, Jambi, dan Sumatera Selatan). Taman Nasional Kerinci Seblat adalah daerah konservasi utama spesies ini. Bunga jenis ini, bersama-sama dengan anggota genus Rafflesia yang lainnya merupakan salah satu genus yang statusnya terancam (Endagered) akibat punahnya habitat yang mendukung kehidupannya, salah satunya karena penggundulan hutan yang dahsyat. [12] そのため、ラフレシア・アーノルディという学名は、探検隊長のトーマス・スタンフォード・ラッフルズと、この花を発見したジョセフ・アーノルド博士の名前を組み合わせたものです。この花はスマトラ島、特に南部(ベンクル、ジャンビ、南スマトラ)に固有の種です。ケリンチ・セブラット国立公園は、この種の主要な保護地域です。この花は、ラフレシア属の他の種とともに、生息地の喪失により絶滅の危機に瀕しており、その原因の一つとして大規模な森林伐採が挙げられます。
Morfologi dan Taksonomi Bunga Rafflesia merupakan parasit tidak berakar, tidak berdaun, dan tidak bertangkai. 形態と分類 ラフレシアは、根、葉、茎を持たない寄生植物です。 [14] Diameter bunga ketika sedang mekar bisa mencapai 70–110 sentimeter dengan tinggi mencapai 50 sentimeter. [14] 開花時の花径は70~110センチメートル、高さは50センチメートルに達します。 [15] Bunga ini berbobot sekitar 11 kilogram. Bunga mengisap unsur anorganik dan organik dari tanaman inang Tetrastigma. Satu-satunya bagian yang bisa disebut sebagai "tanaman" adalah jaringan yang tumbuh di tumbuhan merambat Tetrastigma. [15] この花の重さは約11キログラムです。花は宿主植物であるテトラスティグマから無機物と有機物を吸収します。「植物」と呼べるのは、テトラスティグマの蔓に付着している組織のみです。 Bunga mempunyai lima daun mahkota yang mengelilingi bagian yang terlihat seperti mulut gentong. Di dasar bunga terdapat bagian seperti piringan berduri, berisi benang sari atau putik bergantung pada jenis kelamin bunga, jantan atau betina. Hewan penyerbuk adalah lalat yang tertarik dengan bau busuk yang dikeluarkan bunga. 花は5枚の花弁で、樽状の口を囲んでいます。花の基部には、雄花か雌花かによって雄しべまたは雌しべを含む、とげのある円盤状の構造があります。花粉媒介者は、花の悪臭に引き寄せられるハエです。 [14] Bunga hanya berumur sekitar satu minggu (5–7 hari) dan setelah itu layu dan mati. [14] この花は約1週間(5~7日)しか持たず、その後枯れて死んでしまいます。 [16] Persentase pembuahan sangat kecil, karena bunga jantan dan bunga betina sangat jarang bisa mekar bersamaan dalam satu minggu, itu pun jika ada lalat yang datang membuahi. [16] 受精率は非常に低く、たとえ受精のためにハエがいても、雄花と雌花が同じ週に同時に開花することは稀です。 Penggolongan jenis Rafflesia masih didasarkan pada bentuk struktur dan morfologi bunga. Belum adanya kesepakatan antara para ahli taksonomi untuk mendeskripsikannya ke dalam karakter tertentu. Sampai saat ini karakter yang digunakan untuk membedakan jenis Rafflesia adalah: ラフレシアの種の分類は、依然として花の構造と形態に基づいています。分類学者の間でも、特定の特徴を用いてどのように分類するかについてコンセンサスが得られていません。現在、ラフレシアの種を区別するために用いられる特徴は以下のとおりです。 Ukuran diameter bunga pada saat mekar Diameter bukaan diafragma (lubang di tengah bunga) Jumlah prossesus (cuatan seperti duri di tengah bagian bunga) Jumlah dan pola bintil-bintil putih yang tersebar menutupi mahkota Jumlah dan ukuran lingkar barisan bintil-bintil yang berada di bawah permukaan diafragma Jumlah anther (kepala sari) adalah 40 pada Rafflesia arnoldii jantan Panjang dan struktur ramenta (bulu-bulu yang tumbuh pada diafragma) dan posisinya Jumlah annuli pada dasar perigon (struktur yang menyerupai cincin yang melingkar di dasar bunga) Penyebaran atau lokasi tumbuh
Aroma busuk dari R. arnoldii mengundang serangga dan semut. Berbagai jenis serangga seperti lalat ditemukan dan secara aktif mengunjungi bunga-bunga yang sudah tua. Serangga lain seperti semut hitam.juga ditemukan pada knop yang telah mati dan dianggap sebagai sumber ancaman yang mematikan bagi knop. ラフレシア・アルノルディの悪臭は、昆虫やアリを引き寄せます。ハエなどの様々な昆虫が、古い花を活発に訪れていることが確認されています。枯れた芽にはクロアリなどの昆虫も見られ、芽にとって致命的な脅威と考えられています。
Nama Rafflesia Patma ラフレシア・パトマという名前 Nama Rafflesia Patma berasal dari gabungan dua hal: Rafflesia diambil dari nama Sir Thomas Stamford Raffles, dan Patma merupakan bahasa Jawa untuk 'tanaman' yang berasal dari kata Sansekerta padma yang berarti 'teratai'. Nama ini diberikan oleh C.L. ラフレシア・パトマという名前は、2つの単語を組み合わせたものです。ラフレシアはトーマス・スタンフォード・ラッフルズ卿にちなんで名付けられ、パトマはジャワ語で「植物」を意味し、サンスクリット語で「蓮」を意味する「パドマ」に由来しています。この名前は、1825年にC.L. Blume pada tahun 1825 untuk menghargai penemuannya, yang merujuk pada bunga Rafflesia yang dilihatnya di Nusakambangan, sebutannya sendiri juga digunakan di Sarawak. ブルームが自身の発見を称え、ヌサカンバンガン島で見たラフレシアにちなんで名付けられました。この島名はサラワク州でも使われています。 Rafflesia: Nama marga ini diberikan untuk menghormati Sir Thomas Stamford Raffles, gubernur Inggris di Sumatra yang mempromosikan penemuan bunga ini ke dunia Barat. ラフレシア:この科名は、この花の発見を西洋に広めたスマトラ島のイギリス総督、トーマス・スタンフォード・ラッフルズ卿にちなんで付けられました。 Patma: Kata ini berasal dari bahasa Jawa yang berarti "tanaman". Kata "patma" sendiri diserap dari kata padma dalam bahasa Sansekerta yang berarti "teratai". パトマ:この言葉はジャワ語で「植物」を意味する言葉に由来しています。 「パトマ」という言葉自体は、サンスクリット語の「パドマ」に由来し、「蓮」を意味します。 Rafflesia Pangandaran adalah Padma. パンガンダランのラフレシアはパドマです。 Saya sudah berkali-kali ke pulau Nusakambangan, tetapi karena saya hanya pernah ke pantai dan tidak ke hutan, saya tidak mempunyai informasi apakah Rafflesia masih mekar atau sudah punah. 監獄島、ヌサカンバンガンへは何度も言っているが、海岸だけで、ジャングルの中には入っていないのでラフレシアが、今でも咲くのか、もう絶滅しているのか情報はない。 http://otaenplaext.net/concept64.html http://otaenplaext.net/concept233.html