6455Kartel Narkoba Internasional Bidik RI? BNN: 10 Awak Kapal Bawa 2,6 Ton Cair Itu Warga Myanma 国際麻薬カルテルがインドネシアを標的に?BNN:液体メタンフェタミン2.6トンを積載していた乗組員10人はミャンマー人
https://www.youtube.com/watch?v=3BYoOykKIgw
Badan Narkotika Nasional (BNN) Indonesia menyita 2,6 ton metamfetamin cair dari sebuah kapal berbendera Tanzania dengan nama palsu. インドネシア国家麻薬取締局(BNN)は、偽名で運航されていたタンザニア船籍の船舶から液体メタンフェタミン2.6トンを押収した。 Sebanyak 10 awak kapal yang seluruhnya merupakan warga negara Myanmar turut ditangkap dalam operasi tersebut. この作戦で、ミャンマー国籍の乗組員10人が逮捕された。 BNN mengatakan bahwa kapal itu diduga membawa narkotika menuju Indonesia setelah berlayar dari Sarawak, Malaysia, melalui Laut Andaman. BNNによると、この船舶はマレーシアのサラワク州からアンダマン海を経由してインドネシアへ麻薬を輸送していた疑いがあるという。
BNNは、税関と連携して作戦を実施する前に、麻薬密輸の疑いに関する情報を受け取っていた。 Kapal bernama MV Rain Maker itu kemudian dicegat pada Senin (17/8/2026) malam di sekitar perairan Bengkalis, Provinsi Riau. MVレインメーカー号と名付けられたこの船舶は、2026年8月17日(月)夜、リアウ州ベンカリス沖で拿捕された。 Metamfetamin cair disembunyikan dalam tangki cair 液体メタンフェタミンが液体タンクに隠されていた Menurut laporan CNA, dalam pemeriksaan, petugas menemukan 2,6 ton metamfetamin cair yang disembunyikan di dalam delapan drum air dan satu tangki air. CNAの報道によると、検査中に、捜査官は8つのドラム缶と1つの水タンクに隠されていた2.6トンの液体メタンフェタミンを発見した。 Selain narkotika, anjing pelacak juga menemukan lebih dari 1,5 juta batang rokok ilegal di dalam kapal. 麻薬に加え、麻薬探知犬は船内から150万本以上の違法タバコも発見した。 Peristiwa ini menjadi salah satu kasus penyitaan narkoba terbesar yang pernah dilakukan aparat Indonesia.
Pada tahun lalu, otoritas Indonesia menyebut penyitaan 2 ton sabu kristal dari sebuah kapal nelayan yang berlayar dari Laut Andaman menuju Pulau Batam sebagai pengungkapan narkoba terbesar yang pernah dilakukan saat itu. 昨年、インドネシア当局は、アンダマン海からバタム島へ向かう漁船から2トンの結晶メタンフェタミンを押収した事件を、過去最大の麻薬摘発事件と発表していた。 Penyitaan 2,6 ton metamfetamin cair pada Senin juga menjadi kasus kedua bulan ini yang melibatkan kapal berbendera Tanzania yang dicegat aparat Indonesia di kawasan tersebut. 月曜日に押収された2.6トンの液体メタンフェタミンは、今月に入ってインドネシア当局が同地域でタンザニア船籍の船舶を拿捕した2件目の事例となった。 Sebelumnya, pada 8 Agustus, aparat Indonesia menyita 1,3 ton ketamin dari sebuah kapal yang berlayar di perairan sekitar Kepulauan Riau, dekat Singapura.
Dalam kasus tersebut, delapan awak kapal, yang terdiri dari tujuh warga negara Myanmar dan satu warga Taiwan, ditangkap. この事件では、ミャンマー人7名と台湾人1名を含む乗組員8名が逮捕されました。 Adapun Indonesia menerapkan salah satu aturan antinarkotika paling ketat di dunia. Pelaku perdagangan narkotika dapat dijatuhi hukuman mati, meski Indonesia telah memberlakukan moratorium eksekusi mati selama beberapa tahun. インドネシアは世界で最も厳しい麻薬取締法を持つ国の一つです。麻薬密売人は死刑判決を受ける可能性がありますが、インドネシアでは数年前から死刑執行が一時停止されています。
https://www.youtube.com/watch?v=yLye69Q-RDs
BNN Bongkar Sindikat Jaringan Narkoba Internasional, 3,37 Ton Narkotika Diamankan BNN、国際麻薬シンジケートを摘発、3.37トンの麻薬を押収 BNN Ungkap 3 Jaringan Internasional yang Mengincar Pasar Narkotika Indonesia BNN、インドネシアの麻薬市場を標的とする3つの国際ネットワークを摘発 BADAN Narkotika Nasional (BNN) RI mewaspadai dampak konflik kartel narkoba di Meksiko yang mulai memengaruhi peta rantai pasok narkotika ke Indonesia. Para bandar internasional kini tengah mencari alternatif rute penyelundupan yang dianggap paling aman dan ekonomis untuk menembus pasar Tanah Air. インドネシア国家麻薬取締局(BNN)は、メキシコの麻薬カルテル間の抗争がインドネシアへの麻薬供給網に影響を与え始めていることを警戒しています。国際的な麻薬密売組織は現在、国内市場への侵入において、最も安全かつ経済的な代替密輸ルートを模索している。 Temukan lebih banyak Kepala BNN RIcKomjen Suyudi Ario Seto mengungkapkan Indonesia kini menjadi sasaran tiga jaringan besar dunia, yakni Golden Triangle, Golden Crescent, dan Golden Peacock. 詳細はこちら インドネシア国家麻薬取締局(BNN)長官のスユディ・アリオ・セト警視総監は、インドネシアが現在、ゴールデン・トライアングル、ゴールデン・クレセント、ゴールデン・ピーコックという3つの主要な国際麻薬密売組織の標的になっていることを明らかにした。 "Situasi konflik di Meksiko sedikit banyak berpengaruh terhadap rantai pasok ke Indonesia. Para bandar tetap akan mencari alternatif yang paling ekonomis dan aman untuk menyuplai narkotika menuju pasar Indonesia," ujar Suyudi ketika dihubungi, Selasa (24/2). 「メキシコでの紛争は、インドネシアへの供給網に大きな影響を与えている。麻薬密売組織は、インドネシア市場への麻薬供給において、最も経済的かつ安全な代替ルートを今後も模索し続けるだろう」と、スユディ警視総監は2月24日(火)の取材に対し述べた。 Suyudi mengatakanKartel Sinaloa dari Meksiko telah menjadi ancaman nyata. Jaringan ini dikenal memasok narkotika jenis baru (New Psychoactive Substances/NPS), bahan baku metamfetamin (sabu), hingga fentanil. スユディ警視総監は、メキシコのシナロア・カルテルが深刻な脅威となっていると指摘した。この組織は、新型麻薬(新精神活性物質/NPS)、メタンフェタミン(メス)の原料、さらにはフェンタニルの供給で知られている。 Sebagai bukti nyata, pada tahun 2024, BNN berhasil membongkar 27 jaringan narkoba internasional. Salah satu yang paling menonjol adalah penangkapan Gregor Haas, yang diduga kuat merupakan bagian dari jaringan Kartel Sinaloa. 具体的な証拠として、2024年に国家麻薬取締局(BNN)は27の国際麻薬ネットワークの摘発に成功した。中でも特筆すべきは、シナロア・カルテルの一員であると強く疑われているグレゴール・ハースの逮捕である。 "Jaringan Golden Peacock yang mencakup Amerika Selatan, khususnya Brasil dan Meksiko, sering kali melibatkan kokain dan sabu dengan rute internasional yang sangat kompleks," tambah Suyudi. 「南米、特にブラジルとメキシコにまたがるゴールデン・ピーコック・ネットワークは、非常に複雑な国際ルートを通じてコカインとメタンフェタミンを密輸していることが多い」とスユディ氏は付け加えた。 Dalam operasinya, kartel Meksiko tidak bekerja sendiri di lapangan, melainkan berkolaborasi dengan sindikat lokal. Jalur laut menjadi pilihan utama mengingat status Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki banyak celah gelap di perbatasan maritim. メキシコのカルテルは単独で活動するのではなく、地元のシンジケートと連携している。インドネシアは群島国家であり、海上国境沿いに多くの脆弱性を抱えているため、海上ルートが主要な輸送手段となっている。 Adapun modus operandi yang digunakan semakin canggih dan beragam, antara lain, penyamaran produk dengan menyembunyikan narkoba dalam kemasan produk legal seperti teh Cina hingga popok bayi, memanfaatkan pelabuhan tidak resmi dan adanya potensi penggunaan kapal selam oleh kartel Amerika Selatan, hingga penyelundupan melalui bandara internasional dengan metode penyamaran yang sulit dideteksi secara kasatmata. 使用される手口はますます巧妙かつ多様化しており、中国茶からベビー用おむつまで、合法的な包装に麻薬を隠して偽装する手法、非公式港湾の利用、南米のカルテルによる潜水艦の利用などが挙げられる。そして、肉眼では発見しにくい巧妙な偽装手法を用いて国際空港を経由した密輸も行われている。 Suyudi menegaskan pihaknya akan terus memperketat pengawasan di titik-titik rawan, terutama pelabuhan dan wilayah perairan. Kerja sama intelijen internasional terus diperkuat untuk memutus mata rantai pasokan dari Golden Triangle (Asia Tenggara), Golden Crescent (Asia Tengah), maupun Golden Peacock (Amerika). スユディ氏は、特に港湾や領海といった脆弱な地点での監視を強化していくと強調した。東南アジアの「黄金の三角地帯」、中央アジアの「黄金の三日月地帯」、そしてアメリカの「黄金の孔雀地帯」からの供給網を断つため、国際的な情報協力も強化されている。 "Kami aktif membongkar sindikat-sindikat ini. Fokus kami adalah menutup celah masuknya narkotika ke Indonesia, terutama yang berasal dari jaringan global yang memanfaatkan ketidakstabilan di wilayah produsen," pungkasnya. 「我々はこれらの組織を積極的に解体している。我々の重点は、インドネシアへの麻薬流入経路、特に生産地域の不安定さを利用するグローバルネットワークからの流入経路を断つことにある」と彼は締めくくった。
https://www.youtube.com/watch?v=arfw29F7Kys
Jepang ungkap kapal perang raksasa baru yang khusus untuk pertahanan antirudal ミサイル防衛に特化した巨大新艦を公開 Jepang terus melanjutkan pembangunan Aegis System Equipped Vessel (ASEV) pertamanya, sebuah kapal perang berukuran besar yang terutama dirancang untuk pertahanan terhadap rudal. 日本は、ミサイル防衛を主目的とした巨大艦、イージスシステム搭載艦(ASEV)の建造を継続している。 Pemasangan tiang utama terintegrasi berukuran sangat besar di galangan kapal Mitsubishi Heavy Industries di Nagasaki semakin memperjelas skala kapal tersebut. 長崎の三菱重工業造船所で巨大な統合型メインマストが設置されたことで、その規模の大きさが改めて浮き彫りになった。 Dengan panjang sekitar 189 meter, lebar 25 meter, dan displacement standar 12.000 ton, ASEV akan berukuran jauh lebih besar dibandingkan kapal perusak Jepang kelas Maya. Pembangunan kapal pertama dimulai pada Juli 2025, sementara unit kedua mulai dibangun pada Februari 2026. 全長約189メートル、全幅25メートル、標準排水量12,000トンのASEVは、日本の摩耶型護衛艦を大幅に上回る。1番艦の建造は2025年7月に開始され、2番艦は2026年2月に開始された。 Tiang besar tersebut dirancang untuk menampung empat susunan antena tetap berukuran sangat besar untuk radar AN/SPY-7(V)1 buatan Lockheed Martin, sistem yang akan menjadi sensor utama pertahanan antirudal kapal. Setiap susunan antena diperkirakan memiliki tinggi sekitar 4,3 meter, sementara posisinya yang tinggi diharapkan memberikan pandangan tanpa hambatan ke arah cakrawala. この巨大なマストには、ロッキード・マーティン社製のAN/SPY-7(V)1レーダー用の巨大な固定アンテナアレイ4基が搭載される予定で、このレーダーが艦の主ミサイル防衛センサーとなる。各アンテナアレイの高さは約4.3メートルと見込まれており、高所に設置することで水平線を遮るもののない視界を確保できると予想されています。 Selain mendeteksi dan melacak rudal balistik, radar tersebut juga dapat membantu mengidentifikasi drone dan rudal jelajah yang terbang pada ketinggian rendah. Sistem ini akan diintegrasikan dengan Aegis Combat System dan juga diperkirakan dapat beroperasi dengan Cooperative Engagement Capability, sehingga kapal dapat menerima data dari platform lain untuk melakukan engagement terhadap sasaran. このレーダーは、弾道ミサイルの探知・追跡に加え、低空飛行するドローンや巡航ミサイルの識別にも役立ちます。システムはイージス戦闘システムと統合され、協調交戦能力(CEC)を備えて運用される予定です。これにより、艦艇は他のプラットフォームからデータを受信して目標を攻撃することが可能になります。 Persenjataan awal ASEV diperkirakan mencakup rudal SM-3 dan SM-6 yang ditempatkan dalam 128 sel peluncur vertikal — jumlah yang lebih banyak dibandingkan yang terdapat pada kapal perusak kelas Maya dan Arleigh Burke. SM-3 terutama akan digunakan untuk menghadapi rudal balistik, sementara SM-6 memiliki fungsi yang lebih luas, termasuk pertahanan udara, intersepsi pada fase terminal, dan kemampuan menyerang sasaran permukaan. ASEVの初期兵装には、128基の垂直発射セルに搭載されるSM-3およびSM-6ミサイルが含まれると予想されています。これは、マヤ級およびアーレイ・バーク級駆逐艦の垂直発射セル数よりも多い数です。SM-3は主に弾道ミサイル迎撃に使用され、SM-6は防空、終末段階迎撃、水上目標攻撃など、より幅広い機能を備えています。 Jepang juga berpartisipasi dalam pengembangan Glide Phase Interceptor (GPI), yang dirancang untuk menghadapi senjata hipersonik. Proyek tersebut juga mencakup meriam laut lima inci dan sistem Phalanx untuk pertahanan jarak dekat. 日本は、極超音速兵器に対抗するために設計された滑空段階迎撃ミサイル(GPI)の開発にも参加しています。この計画には、5インチ艦砲と近距離防衛用のファランクスシステムも含まれている。
Meskipun pertahanan antirudal menjadi prioritas awal, Jepang berniat mengubah ASEV menjadi platform yang jauh lebih serbaguna. Mulai dekade 2030-an, direncanakan integrasi rudal Tomahawk dan versi Type 12 dengan jangkauan lebih jauh, sehingga memperluas kemampuan serangan terhadap sasaran darat dan laut. ミサイル防衛が当初の優先事項ではあるものの、日本はASEVをより多用途なプラットフォームへと転換する意向である。2030年代からは、トマホークミサイルや12式ミサイルの長射程型を搭載し、陸上および海上目標に対する攻撃能力を拡大する計画だ。 Kapal-kapal tersebut juga dapat dilengkapi laser berenergi tinggi dan, di masa depan, senjata energi terarah lainnya. Dengan hanya dua unit yang direncanakan, ASEV akan menjadi aset yang sangat berharga dan, akibatnya, menjadi sasaran prioritas dalam kemungkinan konflik. Kapal pertama dijadwalkan mulai bertugas pada akhir tahun fiskal Jepang 2027, sementara unit kedua direncanakan untuk tahun fiskal 2028. これらの艦艇には、高エネルギーレーザーや、将来的には他の指向性エネルギー兵器も搭載される可能性がある。計画されているのはわずか2隻であるため、ASEVは非常に貴重な資産となり、潜在的な紛争においては優先的な標的となるだろう。1番艦は2027年度末までに就役予定で、2番艦は2028年度に就役予定である。